alterntif text
alterntif text

Pengertian Imunologi

PAEI.OR.ID – Imunologi berakar dari kata imunitas yang berarti kekebalan tubuh. Dalam perkembangan selanjutnya Imunologi merupakan ilmu mandiri yang salah satunya mempelajari tentang imunitas atau kekebalan akibat adanya rangsangan molekul asing dari luar maupun dari dalam tubuh hewan atau manusia, baik yang bersifat infeksius maupun kemudian juga termasuk non-infeksius. Imunologi juga berarti ilmu yang mempelajari kemampuan tubuh untuk melawan atau mempertahankan dari dari serangan patogen atau organisme yang menyebabkan penyakit.

Selanjutnya Imunologi dikembangkan oleh para peneliti untuk membuat model pencegahan melalui pendekatan sistem imun, baik seluler maupun humoral.

Tubuh memerlukan imunitas atau kekebalan agar tidak mudah terhindar dari serangan penyakit yang dapat menghambat fungsi organ tubuh. Salah satu bentuk dari imunitas yaitu adanya antibodi yang di hasilkan oleh sel-sel leukosit atau sel darah putih. Sel darah putih bekerja dengan cara mengikat dan kemudian menghancurkan sel-sel patogen atau penyebab penyakit. Untuk lebih memahami pengertian imunologi maka sebaiknya kita mengetahui sistem imun yang ada pada tubuh.

Beberapa jenis sistem imun yang ada dalam tubuh yaitu:

1. Sistem Imun Alamiah/non spesifik
Sistem imun ini merupakan sistem imun yang memang sudah ada dalam tubuh. sistem imun ini mendeteksi semua mikro-organisme yang masuk ke dalam tubuh, oleh karena itu dinamakan non spesifik. Sistem imun alamiah terdiri dari pertahanan  fisik yang ada pada kulit dan selaput lendir. Salah satu contohnya yaitu reaksi bersin ketika terdapat sesuatu yang di anggap berbahaya oleh tubuh. selanjutnya adalah pertahanan biokimia, pertahanan ini melibatkan zat zat kimia seperti cairan asam lambung yang dapat menghancurkan kuman dalam lambung dengan tingkat keasamannya. Yang terakhir adalah petahanan humoral, reaksi pertahanan ini adalah dengan secara langsung menghancurkan sel – sel yang penyebab penyakit dengan menggunakan fagosit dan atau natural killer (NK).

2. Sistem Imun Spesifik
Disebut sistem imun spesifik karena sistem imun ini memiliki mekanisme kerja yaitu mengenali benda asing yang masuk, kemudian jika sel imun bertemu lagi dengan benda asing tersebut, maka sel imun akan dengan cepat mengenalinya dan akan langsung menghancurkan benda asing tersebut. sistem imun spesifik terdiri dari sistem imun humoral yang melibatkan sel limfosit B yang akan berkembang menjadi antibodi ketika bertemu dengan benda asing. Sel limfosit atau sel B ini menghasilkan antibodi yang berfungsi untuk melawan virus dan bakteri. Kemudian ada juga sistem imun spesifik seluler yang melibatkan sel limfosit T. Sel Limfosit T berasal dari sel yang sama dengan sel limfosit B. Namun keduanya memiliki fungsi yang berlainan. Fungsi sel limfosit T adalah untuk pertahanan terhadap bakteri yang hidup pada intraseluler, jamur, virus dan keganasan.

Mendalami Pengertian Imunologi, ada baiknya anda juga mempelajari mengenai jenis patogen atau sel penyebab penyakit yang dapat merusak pertahanan tubuh. setelah anda mengetahui jenis sel penyebab penyakit tersebut, maka anda akan mengetahui tentang mekanisme penyerangan patogen dan mekanisme pertahanan tubuh secara lebih detail. (Masdalina Pane)

 

Selanjutnya Asal Usul Imunologi | Imunologi Modern