PAEI NTT Lakukan Survei Faktor Risiko DBD di Oesapa

PAEI NTT Lakukan Survei Faktor Risiko DBD di Oesapa

PAEI.or.id – Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia ( PAEI ) Cabang Provinsi NTT melakukan survei faktor risiko Demam Berdarah Dengue ( DBD) di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

Selain survei, PAEI NTT juga melakukan pemantauan jentik nyamuk serta pembagian abate. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (16/2/2019).

Survei ini merupakan kerja sama PAEI NTT dan Dinas Kesehata Kota maupun Provinsi NTT, Civitas Akademika FKM Undana, Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masayarakat Undana, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Kupang dan Puskesmas Oesapa.

Ketua PAEI Cabang NTT, Dr. Pius Weraman, M.Kes, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menyikapi adanya Kejadian Luar Biasa (KLB ) DBD di Kota Kupang.

Selain melakukan survei faktor risiko DBD, mereka juga melakukan pemantauan jentik nyamuk dan abatesasi selektif di kelurahan itu.

“Kita fokus di Kelurahan Oesapa karena sesuai data sementara, kelurahan yang bernaung di bawah PKM Oesapa ini memiliki kasus DBD yang paling banyak yaitu 54 kasus dibandingkan dengan kelurahan lain,” kata Pius.

Dosen FKM Undana Kupang ini mengatakan, tujuan kegiatan itu adalah melakukan survei di rumah yang memiliki kasus DBD sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dari DBD.

“Juga kita sampaikan cara untuk pencegahan sehingga nyamuk Aedes Aegypti sebagai penular penyakit DBD ini bisa di atasi,” katanya.

Dikatakan, selain pemantauan jentik untuk di idetifikasi oleh petugas, pihaknya juga membagikan abate kepada warga Oesapa.

“Kita juga lakukan pembagian abate kepada masyarakat setempat, selain menghimbau agar masyarakat terus waspada dan tetap menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Pius mengharapkan kegiatan itu dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dalam mengubah perilaku dan kesadaran akan bahaya penyakit DBD.

“Kita juga berharap agar Pemerintah Kota Kupang kerja sama dengan lintas sektor yang bergerak di bidang kesehatan untuk terus memberikan perhatian lebih terhadap adanya KLB DBD,” katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: kupang.tribunnews.com
[http://kupang.tribunnews.com/2019/02/17/paei-ntt-lakukan-survei-faktor-risiko-dbd-di-oesapa]
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola

Photo: POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru