Manual Pemberantasan Penyakit Menular

Manual Pemberantasan Penyakit Menular

PAEI.OR.ID – Pada mulanya agar cepat maka penterjemahan buku ini dilakukan “keroyokan” dengan Subdit dalam lingkungan Ditjen PPM-PL sesuai dengan subyek yang dibidangi. Namun ternyata cara ini menimbulkan kesulitan yang serius sehingga harus dikoreksi berkali-kali dan akhirnya harus diterjemahkan ulang sendiri dan disunting kembali. Setelah memakan tenaga dan waktu yang agak lama akhirnya terjemahan buku ini dapat terbit untuk dipakai dalam lingkungan sendiri.

Disadari banyak sekali kekurangan yang ada dalam terjemahan ini terutama dalam hal penggunaan istilah-istilah medis, laboratorium, biologi dalam bahasa Indonesia baku. Oleh karena keterbatasan pengetahuan dan keterbatasan waktu untuk melakukan “cross check” akan kebenaran istilah-istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia baku maka terjemahan ini tampil apa adanya.

Mengingat bahwa para pembaca buku ini diperkirakan paling tidak berasal dari tiga generasi sistem pendidikan kesehatan yang berbeda, yang telah terbiasa menggunakan istilah- istilah pada zamannya maka beberapa istilah, sebutan, akan muncul dalam berbagai versi dengan pengertian yang sama. Misalnya: tetanus neonatorum, neonatal tetanus, tetanus pada bayi adalah satu hal yang sama dengan sebutan berbeda. Tinja, kotoran, feces, feses; ekskreta, excrete; secret, sekret, akan muncul silih berganti. Istilah pejamu, hospes, host, inang, tuan rumah, juga akan tampil silih berganti dengan maksud yang sama. Begitu pula BSR (Blood Sedimentation Rate), ESR (Erithrocyt Sedimentation Rate) dan LED (Laju Endap Darah), maksudnya adalah sama. Beberapa istilah yang sulit diterjemahkan dan sulit dicarikan padanannya dalam bahasa Indonesia baku dan karena alasan agar enak dibaca dan mudah dipahami sesuai dengan konteks kalimatnya maka istilah-istilah tersebut dibiarkan tampil dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Inggris dan Latin, dan dicetak dengan huruf miring.

Walaupun penuh dengan kekurangan, saya yakin terjemahan buku ini telah lama ditunggu-tunggu oleh para pembaca di lingkungan profesi kesehatan, lebih-lebih pada saat maraknya berbagai KLB di tanah air belakangan ini, buku ini dapat dipakai sebagai referensi. Untuk perbaikan terjemahan buku ini pada cetakan dan edisi berikutnya, ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Proyek ICDC dan kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu atas segala kontribusi yang diberikan sehingga terjemahan buku “Control of Communicable Disease Manual” ini dapat terbit.

Selamat Membaca!

 

Dr. I Nyoman Kandun, MPH
Editor, Penterjemah

 

Untuk membaca lengkapnya silahkan download